Terlahir dengan nama pertama yang diberikan oleh kakeknya Kartika Mei Sentosa sesaat setelah lahir pada 30 Mei 1971. Kemudian Ayahanda tercinta sang pelaut pulang berlayar memberikan nama Retno Utami yang berarti permata yang utama dan pertama, yang disandang hingga sekarang. Doa orang tua dalam nama tersebut telah makbul karena seorang Retno Utami bisa menjadi yang utama dan bermanfaat untuk sekitarnya.
Seorang guru lulusan IKIP Jakarta yang telah mengajar sejak tahun 1995 hingga sekarang tercatat sebagai guru di SMP Yayasan Pupuk Kaltim (YPK) Bontang. Cita-citanya menjadi guru GAUL (Global, Aktif, dan Unggul). Guru yang dicintai keluarga, diandalkan di meja kerja, dan dirindukan siswanya. Menjadi Juara 1 Guru Berprestasi Tingkat Provinsi Kaltim dan Finalis Guru Berprestasi Nasional 2016 adalah puncak kariernya sebagai guru. Sedangkan sebagai pembimbing siswa mengantarkan siswa berprestasi Juara Harapan II dalam ajang Lomba Menulis Esai Nasional pada tahun 2018.
Prestasi teranyar adalah sebagai juara 3 tingkat Kaltim dan Kaltara dalam ajang Lomba Menuils Esai yang diselenggarakan Kantor Bahasa Kalimantan Timur. Pada HUT PGRI dan Hari Guru Kota Bontang 2020 menjadi salah satu yang dinobatkan sebagai Guru Berprestasi tahun 2020. Pada HUT YPK ke-38 juga ditetapkan sebagai salah satu penerima penghargaan Guru Berprestasi Tahun 2021.
Penulis adalah seorang dengan bakat Communication, Input, dan Learner ini punya hobi unik sejak SD yaitu koleksi perangko/filatelis. Ia telah ikut ayahnya merantau dari pulau dan kota di Sumatra, Makassar, Ambon, Sorong-Papua, hingga Bontang-Kaltim yang menjadi pelabuhan terakhirnya. Perjalanan hidup yang telah memperkaya batinnya. Dengan kekayaan itu telah menjadi sumber inspirasi untuk menulis yang tak pernah habis. Mulai mempublikasikan tulisannya sejak 2008 melalui media sosial, surat kabar, majalah, dan lomba-lomba menulis tingkat kota, provinsi, dan nasional.
Beberapa buku karya individu telah ditulisnya, yaitu: Berlian Borneo (Kumpulan Cerpen Anak), Peduli Alam Peduli Pendidikan (Kumpulan Artikel), Cara Asyik Menulis Puisi, Buku Pembelajaran Bahasa Indonesia KBK Kelas 7, Perjalanan Spiritual Sutardji Calzoum Bachri (Analisis Kumpulan Puisi O Amuk Kapak Karya Sutardji Calzoum Bachri) dan sebuah draf novel berjudul Dari Kampung Sawah ke Tanah Ayamaru yang telah diseminasikan secara nasional pada tahun 2017.
Buku-buku karya bersama yaitu: Kupersembahkan Untukmu (Kumpulan Surat Cinta), Sepanjang Jalan Braga (Kumpulan Cerpen), Be the Writers (Kumpulan Esai), Rembulan yang Mengapung (Kumpulan Puisi), Metamorfosa (Kumpulan Cerpen), dan Bunga Rampai Kearifan Lokal 38 Guru Nasional.
Selain itu juga menularkan virus menulis kepada anak didiknya dengan menjadi editor buku karya siswa, yaitu: Mozaik Puisi (Kumpulan Puisi Siswa SMP dan SMA YPK) dan Sekolah Hebat Sekolah Literat (Kumpulan Cerpen dan Esai karya Siswa SMP YPK Bontang).
Saat ini masih aktif berkarya menulis artikel, puisi, resensi, atau cerpen yang dipublikasikan di surat kabar atau medsos daring. Selain buku, bisa juga menjajaki karya-karya lainnya dalam kanal youtube #kataburetno dan IG@retnoutami30 #puisimakeno
Menulislah walau satu kalimat dan jangan berhenti pada kalimat pertama. Jadilah orang yang bermanfaat dengan karya dan prestasi. Bersuaralah dengan tulisanmu!
Leave a Reply